Pro dan Kontra Tentang Pemilihan Pulau Komodo dalam New7Wonders

Masih dengan kebingungan, sedikit demi sedikit aku mulai membaca apa yang di tuliskan “Priyadi” di blognya. Mungkin banyak teman teman yang tidak percaya kalau aku baru membaca semua tulisan itu hari ini tanggal 4 november (pasti di bilang nggak update ya hehehe).

Aku bukan orang yang terlalu perduli dengan hal-hal seperti ini, tapi hari ini egoku tergelitik untuk ikut berkomentar tentang apa yang ditulis di dalam priyadi.net. Pro dan kontra terjadi di dalamnya, ada dukungan dan kecaman yang bisa membuat aku tersenyum-senyum sendiri membacanya. Seperti contoh, ada komentar yang menuduh “Priyadi antek Malaysia” , padahal aku menjamin 100% bahwa itu salah. Ada yang menuduh “”Priyadi” terlibat dalam suatu tim yang di sokong oleh salah satu negara yang ingin negaranya menang dengan di iming-imingi duit tentunya ” . Waduh…rasanya ingin tertawa mendengar komentar ini … Ada yang mengatakan “Dasar pengkhianat! Dasar tidak nasionalis!”, insyaallah aku menjamin “Priyadi” adalah orang yang sangat nasionalis. Itulah mengapa “Priyadi” peduli dengan semua kejadian-kejadian di negara ini dan menganalisanya.

 Setiap orang punya pendapat dan pandangan sendiri, begitupun aku. Aku bukan orang yang setuju dengan vote sms untuk sebuah kompetisi, karena menurutku, semua penilaian itu tidak lagi objektif, siapa yang mempunyai kekuatan lebih besar bisa saja menang dengan mudahnya. Aku lebih setuju jika sebuah kompetisi di putuskan berdasarkan kriteria tertentu dan di putuskan oleh sekelompok orang yang benar-benar memahami bidang terserbut.

 Aku “Wirina Pangkey” sangat mendukung pengenalan dan pengembangan pulau komodo untuk kemajuan Indonesia tercinta, tapi tidak dengan cara mem-vote sms sebanyak-banyaknya, kita masih punya banyak cara untuk memperkenalkan negara kita ke dunia luar, karena Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan dan keanekaragaman mahkluk hidupnya.

“Priyadi” :  always be your self …..1 suara dari saya #tolakN7W

 

Leave a Reply