Engkau Datang Kembali

Engkau datang kembali….

Samar samar aku seperti berada di suatu tempat, dimana projekku sedang dikerjakan.Ada Pak Bambang dan Pak Mansyur disana. Ada tawaran pekerjaan baru yang ditawarkan, awalnya aku ragu untuk menerima pekerjaan itu,keraguanku dikarenakan otak ini sedang lelah untuk berpikir, lelah untuk menghadapi semua masalah memanagemen orang orang di sekelilingku. Tapi dari tatapan teman-temanku, mereka seperti berharap aku mau mengerjakannya.Entah kenapa akhirnya aku memutuskan untuk menerima projek baru itu, karena aku punya “team” yang ingin mengerjakannya.

Aku duduk terdiam setelah keputusan aku ambil….sedih, karena saat ini semangatku sedang” bermain” di lembah yang paling dalam. Mungkin aku harus memintanya kembali ke puncak gunung untuk bermain bersamaku lagi.

Lalu aku berjalan tanpa tujuan, berusaha mencari sahabatku itu “semangat”, aku berharap menemukannya disuatu tempat. Karena keputusan telah aku ambil.

Tiba-tiba aku menemukan sebuah hotel, yang tidak mewah, tetapi bersih dan nyaman.
Aku masuk ke dalam hotel dan menuju ke restauran hotel, dan betapa kagetnya aku karena di dalam restauran itu ada suprise kecil menantiku, sepertinya itu suprise ulang tahun, (padahal aku tidak berulang tahun di dunia nyata hehehhe). Dan tiba – tiba muncullah adikku “Tika” dan memelukku. Dia berkata: “terima kasih k’ina yang selalu mensupport tika selama ini, semoga kak ina selalu bisa membagikan semangat ke kita semua”. Aku merasa sangat malu karena saat itu aku sedang mencari “semangatku”.
Setelah aku melepaskan pelukan Tika, aku terperangah…….papi berdiri di belakang Tika dan datang kehadapanku, memelukku…damaiiiiiiiiiiii, dan aku menangis sambil berkata : “bisakah aku menjadi seperti papi??????” Tanpa bahasa….diam….hanya memelukku….dan menganggukkan kepala.

Dimimpiku , aku tau papi telah tiada, dan aku benci mengetahui pasti papi akan pergi lagi. Dan seperti yang sudah aku duga, papi pergi dan menginggalkanku lagi.Aku terbangun seperti kemarin ….
_____________________________

Mimpi yang menyebalkan karena harus berpisah lagi dengan papi. Tapi aku telah menemukan “semangatkku” yang sedang “bermain” .

Terima kasih Tika, Pak Bambang, Pak Mansyur dan “semangatku yang nakal” yang sudah berakting dalam mimpiku.

——————————————————————–

Special Thanks :
Untuk papiku, yang semasa hidup sampai tiada selalu memberikan semangat dan wejangan untuk anakmu ini.

Aku tau ….
walau kau tiada, engkau selalu ada di dalam hati anak – anakmu…selamanya…..

#Teman – teman, mari terus mendoakan orang tua kita, karena mereka telah memberikan yang terbaik untuk kita semua, sejak kita lahir sampai sekarang, bahkan sampai mereka tiadapun mereka berusaha selalu memberikan arah yang benar untuk kita .#

Semangat pagi, dan teruslah berkarya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>